Dah lama aku tunggu jlan-jlan dari tuhan untuk menggapai mimpi-mimpiku yang aku jabarkan panjang lebar tdi. selulu ku cari jembatan-jmbatan akses mnuju negara impianku, prancis. mungkin altar suci sorbone dah menunggu kedatanganku ke sana. atau malah bisa ja sorbone uni. enggan akan kehadiranku. ahh....tapi ku tak peduli, mimpiku tak bisa digoyahkan. akanaku tunjukan bahwa aku bisa menaklukan altar suci sorbone..... aku akan kesana uatu saat nanti.
tepat akhir pergantian athun ajaran baru, ada hura-huru kabar pendaftaran exchange student (AFS) ke USA, europe, n japan. saat itu aku pikir inilah jlan yang ditunjukan tuhan untuk mimpi"ku. tanpa pikir panjang, dengan penuh ambisi yang menggebu-gebu aku langsung ikut berpastisipasi program itu. test pertama yaitu tes tulis general knowlegde, kalau loe tahu sobat, yang daftar ternyata nyaris mencapai 500 kepala. padahal nantinya hanya dibutuhkan beberapa glintir kepala saja yang akan berangkat ke abroad. minder, nerves, pusing campur aduk rasanya. sebab aku tahu kemampuanku tak begitu memadai soal pngetahuan umum, tapi bukan OGIGZ kalo takut rintangan. smua ku jalani prosesnya dengan ckup baik. beberapa hari kmudian ternyata no. test ku nyangkut smpe tes tahap II, bner" gag nyangka wktu itu.
tst thap II ne lbih mnantang, yaitu test interview 4 mata!!! huff, tapi terus terang test ne mlah aku kira lbih mdah drpd thap I, soalnya aku seneng bgd kalo testnya da sesi speaking,, pazti menarik. saat no. ujianku dpanggil, aku masuk ruangan, tenyata dah ada 3 penguji yang siap menerkamku.
tapi aku tetep jaga image sbagai seorg profesional, pertanyaan-demi pertnyaan aku jawab dengan lancar n friendly abizz, pkoknya! smpe" aku biza mencuri hati n nilai dari mereka. pas testnya dah selesai, keyakinanku untuk terbang ke prancis smkain terlihat nyata. "aku semakin dekat dengan sorbone ", kata hatiku. beberapa hari kemudian pengumuman diberitahukan via e-mail.
na'asnya wktu pengumuman itu aku lagi travelling ke Sumedang-bandung bwt ngikuti PPSn ( perkemahan Pramuka Santri Nasional ). baru sampai buper.nya, kmudian ndiriin tenda. truz malamnya ust. cecep, fungsionaris scholl.q telp, beliau bilang kalau aku masuk ke tahap III, tahap akhir. sedangkan dalam tempo 4 hari lagi aku harus ikut seleksi tahap akhir itu. tanpa pikir panjang dan pertimbngan, aku langsung mmuytuskan bwt balik ke schol lge, pdahal aku ndiri blom sempat menikmati tidur dibawah atap tenda wktu itu. pagi buta aku melancong sendiri dari bandung menuju rumahku, bojonegoro. seharian penuh aku di'buz tanpa temen bicara, untung ja wktu itu ada " NdutzQw" yang selalu nemenin aku walaupun cuma via SMS duank. aku bingung dengan waktu yang trus bergulir mendesakku, aku persiapkan smua requirements yang mereka minta. aku lagsung brgkat ke pondok siangnya. dari emen" sperjuangan dari scholQ sekarang hanya tinggal 2 ekor saja, aku dan temenq RADIV. qta berjuang bersama untuk pergi ke negeri orang, kalu aku ingin ke paris sedangkan dy pingin ke USA.
waktu mendbarkan telah tiba, kita pergi ke tempat lokasi test thap 3, yaitu di penginapan remaja dukuh kupang SBY. yagh.....memang kita akan dikarantina selama 3 hari. kebodohanku disinilah berawal, baru saja test dimulai, tiba" aku lagsung minder, mentalku jatuh dan seakan-akan mimpi"ku itu hilang hanya karena aku melihat mereka, para rivalsku. tapi beda dengan radiv, dya terus melejit dari waktu-ke waktu, dya semakin exist, sedangkan aku kini sudah bermental tempe. tiap hari aku mengutuki diriku sndiri, ku ejek, ku maki-maki, ku injak sendiri harga diriku. aku tak berkutik, seakan-akan yang ada disan hanya jasadku, tapi ogigz yang sebenarnya sdah hilang, aku hanya diam menonton sandiwara-sandiwar yang dilakukan oleh para panitia. kini aku semakin yakin bahwa mimpi"ku itu hanya asa dan bkan rea;ita. aku putus asa. tapitemanku radiv, dy aktif, dya smakin panas, dya semakin tak gentar untuk menggapai mimpinya. aku semakin yakin bahwa dia pasti yang lolos, dan berangkat ke USA. aku malah seakan-akan mati tak berdaya. entah karena aku kecapekan shgga gag konsen, atau nalah itu memang karakterku yang sesungguhnya.
suatu malam, hampir tengah malam. aku dipanggil oleh beberapa panitia di kamarnya, mereka mengajakku sharing 4 mata, mereka tanya " kenapa dengan dirimu" aku luapkan semua kebodohanku itu ke mereka, merka menasihatiku, dan mereka bisa membaca karakterku, katnya aku ini orang yang terlalu sombong dan over PD dengan mimpi"ku, tetapi tidak sebanding dengan usahaku. aku sadar bahwa itu smw adalah kekuranganku. kekesalanku itu saat itu berubah menjadi suatu kekaguman, sebab kini aku tahu karakter dan kekuranganku selama ini yang dah lama aku cari dan aku telusuri tapi tak aku dapati. mzkipun aku tahu aku tak kan lo"s seleksi ne, aku senang karena aku sudah tahu diriku yang harus aku benahi, itu tdk kan pnah aku lupakan. mereka memang hebat....
l\beberapa minggu kemudian, radiv mengabariku bahwa dia lo"s seleksi, aku semakin yaqin bahwa dy akan berangkat ke USA, dan aku smakin yakin pula bhwa aku ialah pecundang untuk kali ne. ku buka e-mailku, dan disana tertera kata-kata " tidak lolos". hatiku menangis sejadi-jadinya menahan air mata ini yang akan keluar. waktu itu aku masih di rumah, saat ku kabarkan berita na'as itu kepada orng tuaku, ku pandang wajah mereka yang penuh harapan akan diriku, dan saat itu aku menghancurkan semuanya. aku tak tahan lagi, aku ingat kembali saat hari tarakhir karantina, merka rela berkorban jauh-jauh dari bojonegoro ke SBY untuk melihat panamalian grand talend show. dan yang masih aku ingat kata-kata bapakku ke ibuku, " ogigz dah sejauh ini berjuang sendiri bu, sebaiknya kita dampingi untuk perjuangan terakhir ne" aku tahu bapakku sgd yakin aku bisa lulus seleksi ne, itu jelas terlihat dari tatapan mukanya dan raut wajahnya. tapi aku, seorang pecundang bodoh ini telah merusak harapa-harapan itu.......aku menangis sejadi-jadinya, tapi ku sembunyikan. aku membodohkan diriku ini.
tapi orangtuaku tetap mendukungku meskipun jutaan kekecewaan di dalam hati mereka. saat itu waktu aku kembali ke pondok, tepat sekali, tanpa malas-malasan, aku lagsung cabut ke pondok karna ku tak kuat lagi menatap wajah kekcewaan mereka. di tengah perjalan, hp.ku berbunyi, ku terima sms dari bapakku " orang yg besar bkanlah orang yang tdak pernah gagal, org besar adlah org yang bisa bangkit dr kegagalan tersebut" itu kata" bapakku yang masih terniang di telingaku, padhal beliau stlah ku kbarkan berita duka itu, beliau tak bicara sepatah kata apapun. hatiku semakin hancur.......lebur.....smakin menangis. tak kuasa aku menahan air mataku mzki di dalam buz umum.
aku menyesal..............dan akhirnya sampai sekarang radiv, temanku sedang mengurusi pemberkasan untuk terbang ke USA, ketika ku dengar namanya yang dibanggakan oleh guruku, smakin hati ini menangis, smakin ku inget tragedi bodoh itu....
kadang aku kuatkan hati ini bahwa smua ne akan aku bayar lunas suatu saat nanti, masih banyak jalan menuju prancis.....
sorbone, tunggu aku!!!!!!
welcome, prend!!!
okey bro....
welcome to my site...
blog ne mank lage proses, masih amatir.an,, tp gw harap loe iza nikmati ne blog..........
link kapanlagi ne..!!!
Rabu, 14 Oktober 2009
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

great...
BalasHapuswah...ada kata-kata radiv...hihi...
visit my ridiculous blog : www.radivceria.blogspot.com